Kepala Badan

11 January 2016 Admin
Kepala Badan mempunyai tugas pokok melaksanakan koordinasi kebijakan di bidang penanaman modal serta pelayanan perizinan dan non perizinan.
Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Kepala Badan mempunyai fungsi sebagai berikut:

1. pelaksanaan penyelenggaraan pemerintah provinsi di bidang penanaman modal dan pelayanan perizinan dan non perizinan;
2. perumusan dan penyusunan perencanaan penanaman modal dan pelayanan perizinan dan non perizinan;
3. pengkoordinasian pelaksanaan kebijakan penanaman modal;
4. pembinaan dan pelayanan administrasi umum di bidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi dan tatalaksana, kepegawaian, pendidikan dan pelatihan, keuangan, hukum, kehumasan, kerasipan, kepustakaan, perlengkapan dan rumah tangga serta aset Badan.
5. pengelolaan data dan sistem informasi di bidang penanaman modal serta pelaksanaan pembinaan dan pengendalian atas pelaksanaan penanaman modal;
6. pelaksanaan promosi serta kerjasama penanaman modal;
7. pengkoordinasian dan pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu bidang penanaman modal;
8. penyusunan dan penyampaian laporan secara berkala pelaksanaan penanaman modal;
9. pelaksanaan fungsi lain di bidang penanaman modal sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud, Kepala Badan mempunyai tugas sebagai berikut:
1. memimpin, mengatur dan mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Badan;
2. merumuskan dan menetapkan dokumen perencaan di bidang penanaman modal;
3. merumuskan, menetapkan kebijakan teknis serta kebijakan operasional, data, informasi, pembinaan dan pengendalian, promosi, kerjasama dan pelayanan perizinan serta non perizinan penanaman modal;
4. menyelenggarakan pembinaan dan pengendalian atas pelaksanaan penanaman modal;
5. melaksanakan promosi dan kerjasama bidang penanaman modal;
6. menyelenggarakan pelayanan terpadu satu pintu berdasarkan pendelegasian atau pelimpahan wewenang dari Gubernur;
7. memberikan saran, pertimbangan dan rekomendasi kepada Gubernur mengenai perkembangan penanaman modal;
8. melaksanakan koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan simplifikasi dalam pelaksanaan tugas;
9. melaksanakan pembuatan laporan;
10. melaksanakan tugas lain di bidang penanaman modal sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Kepala Badan sebagaimana dimaksud membawahkan:
1. Sekretaris Badan;
2. Bidang Data, Informasi, Pembinaan dan Pengendalian;
3. Bidang Promosi dan Kerjasama Penanaman Modal;
4. Bidang Pelayanan Terpadu Penanaman Modal;
5. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan;
6. Jabatan Fungsional.