Industri Pendukung Migas Serap Pekerja Lokal

Industri Pendukung Migas Serap Pekerja Lokal

2017-04-08 09:22:27 Admin

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan, industri pendukung sektor minyak dan gas bumi yang bergerak di bidang mesin, pengadaan barang, konstruksi, dan pemasangan adalah industri pendukung sektor migas yang paling banyak menciptakan efek berganda di Industri migas. 

Kepala Sub Dinas Kapasitas Nasional SKK Migas, Bayu Murbandono mengatakan, efek berganda dari industri pendukung tersebut juga bagus untuk menggerakkan perekonomian. Apalagi, untuk satu proyeknya mampu menyerap hingga 600 tenaga kerja lokal.

"Industri pendukung dengan project EPCI (Engineering, Procurement Construction and Installation) itu paling besar multiplier effect-nya," kata Bayu dalam media gathering di Hotel Aston Anyer, Banten Jumat 7 April 2017. 

Selain itu, lanjut dia, penggunaan bahan baku dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada industri tersebut juga terus ditingkatkan, yang saat ini sudah hampir mencapai 50 persen dari seluruh produk. 

Kini, dia menambahkan, peralatan untuk kilang migas yang berasal dari dalam negeri juga sudah cukup banyak dan tak kalah kualitasnya dengan produk luar negeri.

"Industri migas memang harus mengembangkan industri pendukungnya, misalnya PT Gunanusa, dulu mereka tidak sebesar itu. Tapi sekarang dia bahkan bisa mengerjakan proyek-proyek di luar negeri," ujar dia. []


Berita Lain