Memulai Tips Investasi Bagi Pemula, Ini Caranya !

Memulai Tips Investasi Bagi Pemula, Ini Caranya !

2017-04-07 10:10:15

Belum pernah berinvestasi, tetapi mulai merasa tabungan tidak memberikan hasil yang maksimal? Inilah saat yang tepat untuk mulai mengalihkan sebagian aset dan penghasilan dalam bentuk aset investasi. Investasi dapat berbentuk aset berwujud seperti emas dan properti, dan dapat juga berbentuk aset keuangan seperti reksa dana dan obligasi. Jika anda belum pernah berinvestasi, maka berikut ini tips-tips yang yang dapat diikuti.

1. Selalu memperhatikan tujuan berinvestasi sebelum memulai investasi. Kesalahan umum yang sering dibuat seseorang dalam berinvestasi adalah tidak memahami 'kenapa saya berinvestasi?' Tujuan investasi dapat berupa menambah nilai aset kekayaan. Selain itu, dapat juga untuk memperoleh penghasilan tambahan secara berkala. Beda tujuan, akan beda lho aset investasi yang sesuai!

2. Kenali dan pahami risiko investasi yang menyertai setiap produk. Setiap aset investasi pasti memiliki plus dan minusnya masing-masing. Sebagai contoh, properti konon nilainya akan selalu naik, tetapi jika mau dijual cepat mungkin lebih sulit. Nah, hal ini namanya risiko likuiditas. Sedangkan, emas misalnya jika mau dijual kapan pun akan lebih mudah dan cepat, namun harga emas juga bisa naik dan turun dalam waktu dekat. Nah, untuk harga yang berfluktuasi ini namanya risiko volatilitas.

3. Rajin membaca literatur keuangan dan selalu up to date dengan kondisi pasar. Berbagai aset investasi memiliki kinerja yang pastinya terpengaruh juga dengan kondisi perekonomian Indonesia. Sebagai contoh, jika kurs dolar terhadap rupiah naik, maka pasti ada dampaknya terhadap harga reksa dana yang dimiliki. Jadi, sebagai investor harus rajin juga menambah pengetahuan.

4. Tahu batas teratas dari imbal hasil yang diharapkan. Maksudnya, setiap aset investasi punya perkiraan hasil keuntungan yang wajar, misalnya 5% per tahun untuk deposito atau 10% per tahun untuk reksa dana pendapatan tetap. Nah, apabila hasil investasi sudah mencapai nilai tersebut, maka sebaiknya hasil investasi diambil saja. Jangan serakah dan tergoda untuk menginvestasikan seluruh uang ke satu produk karena teriming-iming imbal hasil tinggi. 

5. Tenang dan bijak dalam mengambil keputusan. Bila nilai investasi sedang turun, jangan panik! Tidak menggunakan emosi dalam mengambil keputusan investasi merupakan salah satu kunci sukses banyak investor dalam berinvestasi. Jika kamu tetap bimbang, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan perencana keuangan terpercaya yang dapat membantu memberikan pandangan yang lebih bijak untuk pengambilan keputusan investasi. []